Prospek dan Keunggulan LiDAR
Menurut laporan, produksi mobil swakemudi di seluruh dunia akan mencapai 23,1 juta unit pada 2032, dan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) pasar akan setinggi 58% dalam 15 tahun ke depan. Pada saat itu, pendapatan pasar terkait produksi mobil swakemudi akan mencapai US$ 300 miliar, di mana 26% akan berasal dari perangkat keras sensor seperti LiDAR, RADAR, Kamera, dan Unit Pengukuran Inertial (IMU).

Saat ini, hampir setiap bulan, ADAS baru (advanced driver assistance systems) atau inovasi autopilot canggih lainnya muncul di pasar otomotif. Selain pembelajaran mesin, Internet of Things (IoT) dan konektivitas cloud, LiDAR (Lidar) dan RADAR (Radar) telah menjadi topik terpanas dalam pengembangan mengemudi otonom. Namun, untuk autopilot, masih belum jelas siapa LiDAR dan RADAR yang lebih berharga.
Prinsip operasi LiDAR


Sensor LiDAR dengan cepat memancarkan pulsa laser (biasanya hingga 150.000 pulsa per detik), dan sinyal laser mencapai rintangan dan dipantulkan kembali ke sensor LiDAR. Dengan mengukur waktu dari peluncuran hingga pengembalian sinyal laser, sensor secara akurat menghitung jarak antara sensor dan rintangan. Ini juga dapat mendeteksi ukuran yang tepat dari objek target. LiDAR biasanya digunakan untuk peta resolusi tinggi.









